Produksi Grand Theft Auto V Telan Rp 3 Triliun

Grand Theft Auto V (GTA V) dari Rockstar adalah salah satu game paling dinanti di 2013 ini. Popularitas seri game open-world tersebut ternyata menuntut biaya produksi yang sangat besar pula.

Saking besarnya, seperti dilaporkan oleh Huffington Post, ongkos pembuatan GTA V dilaporkan melebihi anggaran film-film Hollywood. Berapa angkanya? Mencapai 265 juta dollar AS atau hampir Rp 3 Triliun.

GTA V pun dinobatkan menjadi video game termahal sepanjang sejarah. Sebagai perbandingan, judul-judul game seperti Uncharted 3 dari Naughty Dog hanya memerlukan biaya 25 juta dollar AS.

Ongkos produksi GTA V hanya kalah dari film Pirates of the Caribbean: At World’s End, pemegang rekor film termahal yang menelan biaya 300 juta dollar AS.

GTA V telah dikembangkan selama lima tahun terakhir. Para pembuatnya, yaitu Take-Two Interactive dan Rockstar, berusaha keras agar GTA V bisa menjadi game open-world terdahsyat yang pernah dibuat.

Pengerjaan game ini disebut melibatkan lebih dari 300 desainer, programmer, dan orang-orang dari berbagai bidang lain.

Meski ongkos produksinya terdengar luar biasa besar, perkiraan pendapatan yang bakal dihasilkannya bahkan lebih besar lagi, yaitu sekitar 1,5 miliar dollar AS dalam satu tahun pertama melalui penjualan 25 juta kopi game. Jumlah itu adalah angka yang dicetak oleh pendahulunya, GTA IV.

Sejauh ini, GTA V telah mencetak jumlah pre-order sebanyak 2,5 juta kopi dari wilayah Amerika Serikat saja. Game ini akan diluncurkan secara global untuk platform PlayStation 3 dan Xbox 360 pada 17 September 2013.

 

sumber : http://www.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s