Universitas Jember Bertekad Jadi Pusat Pengembangan Bio Teknologi

Universitas Jember bertekad untuk terus mengembangkan diri menjadi center of excellence di bidang bioteknologi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk belajar bioteknologi ke beberapa negara, seperti Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat. Tekad ini disampaikan langsung oleh Rektor, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD saat melepas mahasiswa dan dosen dari Fakultas Pertanian yang akan menempuh studi lanjut S2 dan S3, serta mengikuti penelitian dan pelatihan di bidang bioteknologi (26/8). Mereka akan belajar di Kyungpook National University (KNU), Gyeongsang National University (GNU) dan Chung Ang University di Korea Selatan, Hiroshima University Jepang  serta Michigan State University  Amerika Serikat.

“Masa depan pertanian saat ini didukung penuh oleh teknologi di bidang bioteknologi. Pasalnya saat ini permintaan produk pertanian makin meningkat seiring bertambahnya populasi manusia, sementara lahan pertanian makin sempit dan daya dukung alam makin turun. Maka bioteknologi menjadi salah satu jawabannya. Dan langkah menjadikan Kampus Tegalboto sebagai center of exellence di bidang bioteknologi ini sesuai dengan visi Universitas Jember yang ingin menjadi universitas unggul dalam pengembangan sains, teknologi dan seni berwawasan lingkungan, bisnis dan pertanian industrial,” urai Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD.

Mereka yang akan berangkat ke Korea Selatan adalah Frengky Hermawan Hadi dan Arya Bagus Boedi Iswanto (GNU), Fika Ayu Savitri (KNU) serta Adji Baskoro Dwi Nugroho (Chung Ang University). Sementara Hardian Susilo Addy, PhD dan Galih Susianto akan mengikuti pertemuan ilmiah dan menjalankan penelitian di Hiroshima University Jepang. Masih ditambah lagi dengan Tri Agus Siswoyo, PhD yang mengikuti short course di Michigan State University.

Dalam kesempatan yang sama Prof. Dr. Bambang Soegiharto Ketua Center for Development of Advanced Science Technology (C-DAST) Universitas Jember menjelaskan bahwa pengiriman mahasiswa dan dosen ini adalah salah satu dari implementasi penandatanganan naskah kerjasama yang telah ditandatangani oleh kampus Tegalboto dengan beberapa perguruan tinggi di Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat. “Saat ini sudah ada lima mahasiswa dan dosen yang belajar di GNU dan KNU yang dikenal dengan penelitian di bidang rekayasa genetika, khususnya padi transgeniknya,” ujar pakar tebu transgenik ini.

Sementara itu salah seorang dosen Fakultas Pertanian, Tri Agus Siswoyo, PhD menjelaskan keberangkatannya ke Amerika Serikat untuk mengikuti Program Agricultural Biotechnology. “Salah satu bidang yang akan kami pelajari adalah mengenai keamanan produk-produk transgenik melalui program pelatihan yang diadakan di Michigan State University dan didukung oleh International Food Policy Research Institute dari tanggal 8 sampai 20 September nanti,” ujar dosen yang tengah meneliti pemanfaatan melinjo sebagai sumber antioksidan ini. (iim)     

sumber : http://www.unej.ac.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s